Deviant Logo

Nyidam “Parijoto”

post details top
Dec 15th, 2009
post details top

Buah Parijoto dengan nama latin Medinella speciosa L. merupakan oleh – oleh khas dari Gunung Muria Kudus. Oleh-oleh khas tersebut selalu menjadi pelengkap bagi peziarah, karena konon terkait dengan cerita Sunan Muria. Dikatakan Sunan Muria yang pernah terinspirasi membuat tembang karena buah parijoto.

Daun dan buah parijoto mempunyai kandungan bahan kimia saponin dan kardenolin, di samping itu buahnya juga
mengandung flavonoid dan daunnya mengandung tanin.

parijotoKhasiat dan pemanfaatan buah parijoto didalam sejarah pengobatan Jawa adalah dipakai untuk obat sariawan dan obat diare.
Untuk obat Sariawan buah parijoto segar sebanyak 5 gram, dicuci, ditumbuk halus dan larutkan dalam 100 ml air matang kemudian gunakan untuk berkumur-kumur, sedangkan sisanya diminum. Sedangkan untuk obat diare: daun parijoto segar sebanyak 20 gram, dicuci direbus. dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

Tapi entah darimana, buah yang hanya bisa ditemui di kawasan hutan Muria itu konon dipercaya dapat memberikan keturunan yang baik jika dimakan ibu hamil. Dikatakan bahwa ibu hamil yang ingin putranya ganteng atau putrinya cantik, makanlah buah Parijoto ini.

Pasien – pasien hamil asal Jepara dan Kudus yang jika kutanya, banyak diantaranya yang memakannya untuk tujuan itu. Padahal kebanyakan mengatakan bahwa rasanya asam, pahit dan tidak enak jika dimakan langsung. Biasanya mereka menyarankan untuk dibuat rujak, pecel atau direbus.

Bookmark and Share
blog comments powered by Disqus

Search

Grey Zones in Ob/Gyn on Facebook